Sekilas bahagia yang meletup dalam dadamu begitu samar..
Terbesit di benakmu mungkin kita bisa melukis pelangi
bersama, mendekorasi ruang masa depan bersama juga, tak ada ragu sedetikpun
saat itu.
Ya, saat praduga akan cinta membuatmu tak bisa melihat
jernih. Lalu, datang seorang sahabat menepuk pundakmu, melayangkan nasihat yang
melenyapkan kabut dimatamu.
Malam serasa makin dingin
0 komentar:
Posting Komentar